Potensi Desa Karangetang

Desa Karangetang pada mulanya bernama Dengilo yang awalnya seluruh penduduknya berasal dari Sangihe Talaud yang dikolonisasi ke Marisa, karena tidak mampu dengan banyaknya nyamuk dan binatang yang merusak tanaman, setelah musyawarah akhirnya mereka meninggalkan Marisa dan menuju ke Kecamatan Bumbulan yaitu Kecamatan Dengilo saat ini, dan setelah satu tahun menempati wilayah ini pada tahun 1947 masyarakat bersepakat untuk membentuk satu desa yang dinamakan Desa Karangetang dalam bahasa Sangihe berarti “Tinggi”. Ikatan batin dengan tanah kelahiran menyebab desa ini kemudian dinamai “Karangetang”. yang merupakan nama gunung tertinggi di Sangir – Talaud dan merupakan tanah kelahiran penduduk desa yang mayoritas adalah suku Sangir. Penamaan Dusun Tikala dan Tuminting diambil dari nama desa yang ada di Manado, sedangkan untuk Dusun Tumba diambil dari banyaknya pohon rumbia/nipah tumbuh di wilayah dusun tersebut (“tumba” berarti rumbia dalam bahasa Gorontalo).

Desa Karangetang berada dalam wilayah Kecamatan Dengilo Kabupaten Pohuwato Provinsi Gorontalo. Desa ini terdiri dari tiga dusun yaitu Dusun Tuminting, Dusun Tikala dan Dusun Tumba. Dengan jumlah penduduk saat ini 599 jiwa dan terbagi jika dibagi perjenis kelamin menjadi 318 laki-laki dan  281 perempuan terbagi atas Dusun Tuminting laki – laki 101 perempuan 90, Dusun Tikala laki laki 96 perempuan 78 sedangkan Dusun Tumba  jumlah penduduk laki – laki 121 perempuan 113.  Di Desa Karangetang terdapat dua agama yang dianut masyarakat, yaitu Kristen dan Islam, Luas wilayah, desa Karangetang adalah 758,63 Ha, secara administrasi batas batas Desa Karangetang adalah :

  • Sebelah utara berbatasan dengan hutan produksi Desa Padengo,
  • Sebelah selatan berbatasan dengan Desa Hutamoputi dan Desa Lamahu Kecamatan Paguat
  • Sebelah barat berbatasan dengan hutan produksi eks HPH PT Wenang Sakti (Kecamatan Managgu)
  • Sebelah timur berbatasan Desa Padeng0

Sepintas terlihat hampir sama dengan desa lain di Kabupaten Pohuwato baik dari segi aktifitas masyarakat, potensi desa dan lainnya, namun bak mutiara yang terkubur di dasar laut, banyak keragaman dan potensi yang ada di Desa Karangetang, masyarakat Desa Karangetang merupakan masyarakat yang gigih dalam menjalankan ekonomi. Tidak terbatas kaum laki-laki, para perempuan juga ikut dalam usaha ekonomi yang dijalankan rumah tangga. Para istri banyak yang membantu kegiatan pertanian dari mulai menanam sampai pemanenan. Demi untuk menambah pendapatan banyak perempuan yang melakukan usaha produktif dengan memanfaatkan halaman pekarangan untuk menanam sayuran. kendala yang dihadapi dalam pengembangan usaha perempuan di Desa Karangetang adalah modal usaha dan pemasaran. Meski di desa terdapat program pemerintah untuk pinjaman pengembangan usaha, namun tanpa pendampingan terutama dalam pemasaran, usaha tersebut sulit berkembang.

web….. karangetan.sideka.id

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan